CERDAS MAKAN DAN MINUM PASCA LEBARAN UNTUK MENCEGAH PENYAKIT TIDAK MENULAR (HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS)
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Latar Belakang: Momentum Idul Fitri sering diikuti perubahan pola makan dan gaya hidup masyarakat, seperti peningkatan konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak serta penurunan aktivitas fisik. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM), terutama hipertensi dan diabetes mellitus. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pola konsumsi sehat pasca Lebaran dapat memperburuk risiko terjadinya gangguan kesehatan kardiometabolik. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi dan diabetes mellitus pasca Lebaran melalui edukasi kesehatan dan skrining faktor risiko penyakit tidak menular. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga dengan melibatkan 50 peserta dewasa dan lansia. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah interaktif dan diskusi yang didukung media presentasi PowerPoint. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil: Hasil skrining menunjukkan bahwa 28% peserta mengalami hipertensi, 34% prahipertensi, 12% memiliki kadar gula darah tinggi, 30% mengalami hiperkolesterolemia, serta 44% termasuk kategori overweight dan obesitas. Tingkat pengetahuan peserta mengalami peningkatan setelah intervensi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 58,6±11,2 menjadi 84,3±8,7 atau meningkat sebesar 43,9%. Distribusi peserta dengan kategori pengetahuan baik juga meningkat dari 16,0% menjadi 78,0%. Rekomendasi: Program edukasi dan skrining kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui Posbindu PTM, dan Posyandu Lansia untuk meningkatkan literasi kesehatan serta mendukung deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular di masyarakat.